Download BUKU Dakwah Rasul SAW Metode Supremasi Ideologi Islam

Rabu, 14 Oktober 2015

Konsep Kepemimpinan Perspektif Islam


Selamatkan Indonesia dengan Syariah. Mencari Model Kepemimpinan Politik Indonesia Pro Syariah. konsep kepemimpinan dalam perspektif Islam. Negeri ini yang mayoritas Muslim mestinya mampu memberikan kontribusi kepemimpinan sebagaimana yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah Saw. sekaligus menjadi solusi terhadap krisis kepemimpinan yang sekarang ini terjadi.

pentingnya upaya mencetak aktivis yang siap memperjuangkan dan loyalitasnya pada kepentingan umat/masyarakat bukan kepada hawa nafsu demokrasi. pentingnya kepemimpinan dalam Islam di mana hal itu termasuk dalam masalah ushul (pokok) bukan furu’ (cabang). yang terpenting adalah adanya kesadaran bersama tentang penting dan urgensinya untuk segera mewujudkan kepemimpinan Islam sehingga Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin segera terwujud.

Kapitalisme dan krisis merupakan dua sisi yang tidak bisa dipisahkan. Pada dasarnya mereka para ekonom sudah mengerti hal itu. Tapi mereka tetap saja menerapkan sistem ekonomi kapitalis meski krisis seperti ini telah terjadi berulang-ulang. Mengapa? Karena bicara tentang kapitalis berarti bicara tentang keputusan politik. Oleh karenanya krisis ekonomi ini masih akan berlangsung panjang sekali karena terkait dengan keputusan-keputusan politik, bukan lagi sekedar masalah ekonomi. Yang penting bagi kita saat ini adalah menyadari dampak ‘cost of crisis’ dan antisipasi apa yang harus dilakukan. Krisis ekonomi yang terjadi saat ini, apakah karena sistemnya yang salah atau karena penyimpangan dari sistem kapitalisme? ekonomi Islam sebagai pengganti wajib bagi sistem ekonomi kapitalis yang telah nyata kerusakan bagi kehidupan manusia.

beberapa kesimpulan penting, yakni [1] Krisis ini akan masih panjang, oleh karenanya penting untuk memberi penyadaran tentang dampak ‘cost of crisis’ yang akan ditanggung oleh masyarakat. [2] Diperlukan perubahan sistem, termasuk sistem ekonominya dengan sistem Islam (Syariat Islam) yang penerapannya hanya bisa jika ada negara Khilafah yang merealisasikannya.

Ideologi kapitalisme yang melahirkan ekonomi neoliberal telah menimbulkan kesengsaraan bagi penduduk. Kita punya presiden demokrasi yang sukses 100 persen mencabut subsidi BBM. Selamat menikmati naik turun harga BBM mengikuti harga minyak dunia. paham neoliberalisme yang diadopsi negara demokrasi mendorong penghapusan subsidi bagi penduduk dan swastanisasi sektor-sektor publik. Sehingga, hal ini menimbulkan guncangan ekonomi yang mensengsarakan penduduk. Semua berpangkal pada paham ekonomi kapitalisme yang menyamakan antara laba sebagai hasil dari proses jual beli dengan riba (bunga) yang pada tahap selanjutnya menghasilkan insitusi perbankan dan pasar modal. mengutip surat Al Baqaroh 275 tentang halalnya jual beli dan keharaman riba. Dalam ayat tersebut, Allah SWT menegaskan bahwa akan mengampuni hamba-hambanya yang bertobat dan barangsiapa yang mengulang praktik riba akan mendapat ancaman kekal di dalam api Neraka.

solusi atas problematika umat saat ini hanya dengan menerapkan Syariah dan Khilafah. Kewajiban menerapkan Syariah dalam bingkai Khilafah merupakan konsekuensi keimanan kepada Allah SWT sebagaimana yang telah tertuang dalam Surah An Nisa ayat 65. Kalau hanya menerapkan Syariah karena manfaat, ini berbahaya. Dorongan tegaknya Syariah karena dorongan iman dan bukan karena dorongan mashlahat. penerapan Syariah dan Khilafah menjadi mualajat li masyakil al insan (solusi persoalan manusia) serta membawa rahmat dan mashlahat baik bagi Muslim maupun nonMuslim.

mengutip surat Al Anbiya ayat 107 yang menegaskan bahwa diutusnya Rasul Muhammad SAW sebagai rahmat bagi sekalian alam. Yang menjadi persoalan adalah ketika Islam tidak diterapkan, maka rahmat menjadi tidak ada. Sebab, yang terjadi justru sebaliknya, yaitu mengambil sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan) dengan melarang peran Tuhan dalam mengatur persoalan selain ritual.

Selain itu, paham sekulerisme menjadikan materi sebagian ukuran kebahagiaan. Lalu muncullah imperialisme dan liberalisme dalam rangka mencapai penguasaan atas materi sebanyak mungkin. Sungguh umat ini berada dalam kezaliman neoliberalisme. Kesenjangan pihak yang kaya dan miskin semakin besar. Untuk itu, penting untuk mewujudkan institusi yang bisa menerapkan Islam yakni negara Al Khilafah. Bukan republik. Bukan kerajaan. Bukan presidensial. Tapi harus Khilafah.

sesungguhnya mengangkat imam atau khalifah setelah masa keNabian hukumnya wajib. Bahkan para sahabat telah ber-ijma’ menjadikan kewajiban pengangkatan Khalifah menjadi perkara yang amat penting. Terbukti, para sahabat lebih menyibukkan diri dalam perkara mengangkat imam (Khalifah) dalam urusan dunia daripada memakamkan jenazah Rasul SAW. HTI sebagai partai politik Islam yang memperjuangkan tegaknya Syariah dan Khilafah. Selamatkan Indonesia Syariah dan Khilafah.

Mewujudkan Perubahan Besar Dunia Menuju Khilafah. Urgensitas Penegakkan Khilafah. Kehancuran Kapitalisme, Demokrasi dengan Tegaknya Islam dalam bingkai Khilafah. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi kaum Muslim secara keseluruhan di dunia untuk menegakkan hukum-hukum syara’ serta mengemban dakwah Islam ke seluruh dunia, Khilafah adalah sistem pemerintahan dalam Islam yang digali dari sumber-sumber hukum Islam, dan sistem yang diridhoi Allah SWT. Ikut serta dalam berjuang menegakkan Khilafah Ala Min Haj Nubuwah. bersama-sama berazam di hadapan Allah SWT untuk menjadi pembela Islam demi tegaknya Khilafah Islamiyah.

Selasa, 13 Oktober 2015

Penjajahan Pemikiran


Mewujudkan Solidaritas Kaum Muslimin Menuju Kebangkitan. pentingnya kesatuan umat Islam tanpa harus memperuncing perbedaan furu’iyah di dalamnya. bersemangat dan satu persepsi bahwa umat Islam adalah satu tubuh sehingga perlu untuk membahas Khilafah sebagai solusi bagi umat, tak terkecuali yang di Suriah. Karena, Suriah termasuk wilayah umat Islam yang telah diberitakan oleh Rasulullaah Saw. sebagai tempat yang diberkahi. Oleh karenanya, penting untuk bicara tentang apa yang bisa dilakukan umat.

Syam (Suriah, Palestina, Libanon, Yordania), khususnya kaum Muslimin di Suriah dan Palestina saat ini tengah dibombardir oleh rezim taghut yang membantai mereka. Gaza hingga kini belum bisa dikuasai Israel karena warga Gaza yakin bahwa mereka dijaga oleh Al-Qur’an. Mengingat, memang banyak kaum Muslimin di sana, bahkan yang masih anak-anak, sudah menjadi para hafidz/oh Al-Qur’an. firman Allah bahwa umat Islam adalah khoyru ummah, namun kini 1,5 milyar umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa untuk Palestina. kondisi kaum Muslimin yang masih menjadi korban di sejumlah negeri bukan sebatas karena pemerintah yang represif, umat Islam tidak mulia, harus dicari sebabnya. penghancuran kaum Muslimin beserta segala insfrastrukturnya itu karena rezim pembantai ingin menjauhkan Islam dari umat Islam Palestina. Namun, ketikapun ada ketenangan di negeri tanpa penjajahan fisik, maka itu juga menjadi sasaran penjajahan yang lebih smooth, yaitu penjajahan pemikiran. Banyaknya berkembang budaya gaya hidup Yahudi-Israel di Dunia Islam adalah salah satu bukti bahwa mereka ingin mengeksiskan diri. Manifestasi iman penting untuk meyakini adanya penjajahan pemikiran tersebut, termasuk tidak mudah percaya dengan para penguasa yang tidak sedikit dari mereka yang menjadi agen penjajah. Kaum Muslim dibuat oleh kaum kafir dalam kondisi tidak harus keluar dari Islam, tapi cukup menjauhkannya saja dari Islam.

kekuatan Yahudi memang dari dana hasil penjualan barang di Dunia Islam, maka seolah mereka kuat. yang sebenarnya menjadikan Barat takut adalah Islam yang tidak hanya sebagai Dien tapi juga aturan hidup. Tidak ada negara yang melindungi umat Islam, maka sesungguhnya umat butuh negara. Umat Islam terkotak-kotak, sehingga tidak peduli dengan umat Islam di wilayah lain. fakta bahwa umat Islam kini terpecah belah oleh sekularisme. umat Islam adalah saudara, jika yang lain tersakiti maka kita juga semestinya merasa sakit. Seandainya umat Islam di seluruh dunia bersatu, pasti bisa menghadapi penjajahan.

pentingnya mengkroscek makna kebangkitan, menuju umat Islam agar menjadi khoyru ummah, karena umat Islam terpuruk sejak runtuhnya Khilafah. Islam itu aturan, bukan sebatas agama. Jangan sampai kita termasuk ke dalam golongan munafiquun, yang di satu sisi bicara Islam tapi di sisi lain mengingkarinya. Sesungguhnya Islam adalah cara pandang, pikir dan berbuat, so let’s back to Islam.

Apa yang bisa dilakukan oleh mahasiswa? Mahasiswa memiliki posisi yang sangat strategis. Mahasiswa adalah agent of change, yang berperan mengubah dengan membangun kerangka berpikir tentang Islam kepada teman-teman kita. Kita harus membangun solidaritas di kalangan kaum Muslim, secara makro di Indonesia dan mikro di kampus agar opini penegakan Khilafah dapat sejalan dengan yang ada di Suriah. Oleh karenanya, mari terus serukan Islam. solusinya adalah tentu saja Islam dalam formasi negara, yaitu Daulah Khilafah Islamiyyah. Karena untuk menyerukan Islam, siapa lagi yang harus melakukan jika bukan orang Islam.

Ummah turiid Khilafah Islamiyyah. Islam di Ambang Kemenangan. Muktamar Khilafah adalah wujud satu aqidah menuju kehidupan Islam. Mari kita sadari pentingnya penegakkan Khilafah.

Diketahui saat ini, Kota Bogor itu mengalami krisis air. Survei HTI di lapangan, masih banyak masyarakat Kota Bogor yang semakin hari debit air atau kualitas air semakin berkurang, serta dari sisi pelayanan juga berkurang. Ditambah ada rencana untuk menaikan tarif dasar air. Ini kontradiksi, di satu sisi pelayanan semakin menurun, kemudian harga air malah dinaikan. Di sisi lain, ternyata PDAM Tirta Pakuan menjadi ajang perebutan dari pihak-pihak tertentu untuk kepentingannya.

bagaimana sebenarnya Syariat Islam terkait dengan pengelolaan air ini. Solusinya, dalam kacamata HTI bagaimana Islam itu mengatur terkait dengan air. Hal pertama, HTI inginkan adalah pengelolaan air ini bukan untuk dikapitalisasi jadi tidak mencari keuntungan. dalam Islam pengelolaan air itu adalah dalam konteks pelayanan, artinya memang negara diwajibkan untuk mengelola air dengan sebaik-baiknya. Banyak riwayat dari Al-quran maupun hadits menyebutkan, bahwa mengambil harga di dalam pengelolaan air itu hukumnya haram, jadi dalam Islam menegaskan bahwa negara Khilafah wajib menyediakan dengan sebaik-baiknya.

Kalaupun ada harga dalam proses pengelolaan air, itu bukan filosofi untuk mencari keuntungan, tapi memang harga itu muncul hanya sebatas biaya pengelolaannya saja.

merindukan penerapan Syariat Islam di negeri ini. Ulama Penegak Syariah dan Khilafah. Peran Ulama Dalam Perjuangan Penegakan Syariah & Khilafah. begitu banyaknya ulama dan masyarakat yang merindukan penerapan Syariat Islam dan tegaknya Khilafah.

sesuai Al Qur’an dan Hadist bahwa nanti umat melalui ulama akan bersatu dalam naungan Khilafah sesuai janji Allah. saat ini umat umat Islam kehilangan kebanggaan menjadi umat Islam dan kehilangan harapan terhadap kemenangan Islam. Jangan pernah menghitung dan meragukan secara matematik akan kelemahan yang kita miliki sehingga kita ragu akan kemenangan Islam akan tetapi percayalah dengan janji Allah. Karena siapa saja yang memperjuangkan Syariat pasti akan ditolong Allah, jangan pernah takut menyuarakan Syariat Islam. Kita mau berjuang atau tidak maka akan tetap diberi rizki oleh Allah, jadi kita tinggal memiilih mau ikut berjuang bersama ataukah tidak.

memang terselenggaranya Muktamar Ulama Nasional diharapkan ulama semakin memiliki keteguhan dalam perjuangan penegakan Khilafah karena perjuangan ini berat disebabkan banyak rintangan, gangguan dan ancaman. Namun dengan kebersamaan ulama dalam aktivitas menyampaikan dakwah insya Allah akan menjadikan posisi ulama semakin kokoh, teguh dan bersemangat sehingga mereka semakin gencar meyuarakan penegakan Syariat Islam dan Khilafah sebagai sebuah kewajiban yang utama.

makin bersemangat dalam menyosialisasikan pentingnya Syariah dan Khilafah sesuai sarana yang dimiliki dapat disinergikan bersama HTI agar masyarakat semakin cepat memahami pentingnya bersegera menjemput janji Allah akan tegaknya Syariah dan Khilafah. Allahu Akbar!

Senin, 12 Oktober 2015

Rekonstruksi Peradaban Islam


Membangun Kembali Peradaban Islam (Strategi & Aplikasi) rekonstruksi peradaban Islam, membutuhkan sebuah wadah yakni institusi Khilafah. perjuangan penegakan Khilafah adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. tidak mungkin bagi kaum Muslimin berharap pada rezim boneka barat dan antek-anteknya yang berkuasa di negeri-negeri Islam saat ini, untuk ikut menegakkan panji Islam. pernyataan Imam Ibnu Hazm al-Andalusi azh-Zhahiri bahwa kewajiban Khilafah merupakan sebuah kesepakatan umum di kalangan ulama ASWAJA maka perjuangan penegakan Khilafah harus menjadi arus utama perjuangan gerakan-gerakan Islam, apapun wadahnya. langkah-langkah politis yang bisa diadopsi dalam perjuangan penegakkan Khilafah, yakni lewat tahapan 1). Tatsqif umat dengan tsaqafah Islam serta meningkatkan kesadaran pemikiran politik umat, 2). Membangun opini dan kesadaran umum tentang Islam, Syariah dan Khilafah di seluruh lini umat, lewat benturan pemikiran dan perjuang politik di tengah-tengah umat, 3). Mempersiapkan Ahlu Quwwah yakni pihak yang siap menerima ideologi Islam, juga siap menjaga serta melindungi Ideologi Islam serta pengembannya, serta siap menegakkan Khilafah untuk bersama kemudian menyebarkan Ideologi Islam ke seluruh dunia lewat Dakwah dan Jihad.

perlunya ‘membumikan’ konsepsi ideal perjuangan penegakan Khilafah, dalam usaha rekonstruksi peradaban lewat tarbiyah yang terpola sehingga umat memahami dan menerima konsepsi Khilafah.

sebuah semangat besar umat untuk bersatu, bahwasanya umat mempunyai ‘risau’ yang sama terkait masalah keumatan, sehingga duduk dalam satu forum berbagi pemikiran dan membangun sinergi merupakan langkah positif pengopinian kepada umat, bahwasanya perbedaan harakah/gerakan bukanlah penghalang untuk mewujudkan kesatuan visi dan misi perjuangan untuk menegakkan Khilafah.

Ilusi intelektual Cerdas Bertakwa dalam Sistem Demokrasi. potret buram dunia pendidikan saat ini, baik dari sisi kualitas anak didik yang masih jauh dari integritas iman dan ilmu, muatan kurikulum yang senantiasa berubah dan minim muatan iman, ditambah mahalnya biaya pendidikan saat ini. carut marut kondisi dunia pendidikan saat ini membutuhkan solusi yang komprehensif.

sistem Pendidikan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem yang melandasinya, potret buram sistem pendidikan saat ini adalah buah dari sistem demokrasi sekuler. jelas bahwa hanya pendidikan dalam sistem Islam saja yang mampu mencetak intelektual yang memiliki derajat mulia dengan keimanan dan keilmuan. Sistem pendidikan yang dilandasi aqidah Islam akan mampu mencetak pribadi utuh yang menyatu dalam pribadinya sebagai ahli ilmu, ahli ibadah, mujtahid, pengemban dakwah sekaligus pemimpin umat kualitas pendidikan yang luar biasa ini sangat murah bahkan gratis karena negara bertanggung jawab penuh. sistem pendidikan yang ideal ini hanya akan terwujud dalam institusi Islam yaitu Khilafah. bersama-sama berjuang demi tegaknya Syari’ah dan Khilafah. Semoga dengan bertambahnya barisan pendukung dan pejuang Syari’ah dan Khilafah semakin mempercepat datangnya nasrullah. Aamiin. Allaahu Akbar.

peduli Syariah dan Khilafah. Khilafah Kewajiban Agung yang Wajib Ditegakkan. Metode Menegakkan Khilafah, Menuju Kemuliaan Umat. Bagaimana cara untuk menyatukan umat, sedangkan realita kekinian umat Islam banyak tersekat dalam kelompok-kelompok Islam yang beragam? sesungguhnya perbedaan antar gerakan-gerakan Islam maupun mazhab-mazhab adalah perkara yang alami dan sesuatu yang masih boleh ditolerir selama dalam ruang furu’iyah, yang tidak akan sampai mengeluarkan mereka dari barisan kaum Muslimin. Yang harus disatukan di antara meraka adalah sebuah pemikiran akan arah perjuangan yang jelas, untuk kembali melanjutkan kehidupan Islam dengan menegakkan Khilafah yang akan melindungi umat, serta identifikasi yang benar terhadap musuh bersama yakni Ideologi Kapitalisme-Sekuler dan Sosialis-Komunis, bukan dengan meleburkan gerakan-gerakan tersebut dalam satu wadah baru yang akan mereduksi keunikan maupun ciri khas masing-masing.
Khilafah seperti apa yang akan diwujudkan HTI, bukankah sistem Khilafah juga dalam perjalanan sejarahnya pernah ada noda kedzaliman penguasa, lantas adakah jaminan sistem Khilafah yang diperjuangkan kelak akan bebas dari penyimpangan seperti sejarah masa lalunya? Apa yang menjadikan kita yakin bahwa Khilafah merupakan sistem terbaik serta solusi yang dapat mengeluarkan umat dari keterpurukannya adalah dorongan keimanan kita, serta banyaknya dalil-dalil syara’ di dalam al-Qur’an, al-Hadits, maupun Ijma’ yang menjelaskan kewajiban untuk menegakkan Khilafah yang akan menerapkan hukum-hukum Islam serta mempersatukan Umat Islam. Adapun realitas sejarah Khilafah yang pernah menorehkan noda kedzaliman dalam suatu periode, bukanlah sebuah dalil syara’ yang dapat menggugurkan kewajiban penegakan Khilafah, sebab kita juga mengetahui bahwa tidak semua periode ke-Khilafahan banyak melahirkan kedzaliman, kita harus adil terhadap realitas sejarah ke-Khilafahan yang juga banyak menorehkan tinta emas selama +/- 1300 tahun, bandingkan dengan demokrasi yang baru +/- 4 1/2 apakah sudah menciptakan kedamaian di berbagai dunia? Maka masalah esensinya di sini adalah bukan pada efek dari kesalahan penerapan sistem pemerintahan Islam melainkan apakah asas sistem pemerintahan Islam itu bisa diterapkan secara ideal atau tidak? Lantas adakah di antara kita yang meragukan sistem Khilafah? Jelas kita yakin sistem Khilafah yang terbaik dan diridhai Allah bukannya sistem Demokrasi.

Related Posts with Thumbnails

Spirit 212, Spirit Persatuan Umat Islam Memperjuangkan Qur'an Dan Sunnah

Unduh BUKU Sistem Negara Khilafah Dalam Syariah Islam