film video Islami
3 keping DVD berisi file-file film-film / video-video Islami:
1. Film Perjuangan Dakwah Rasul SAW. (Disertai penjelasan Perjuangan Rasul Saw. dan Metodenya Dalam Menegakkan Islam) (durasi 63 menit)
2. Film Fakta Sebenarnya Tragedi WTC (9/11) (58 menit)
3. Film Rintihan Umat Islam – Nestapa Umat Islam Zaman Ini dan Perjuangan Umat (43 menit)
4. Film Perjuangan Menyelamatkan Umat – Menyelamatkan Umat Zaman Ini (79 menit)
5. Film Kejayaan Peradaban Islam Era Khilafah 632-1453M (60 menit)
6. Film Kejayaan Peradaban Islam Era Khilafah – Menguasai Tiga Benua 1453-1924M (64 menit)
7. Video Mencari Dalang Teror (100 menit)
8. Film Noda Berdarah Komunisme (54 menit)
9. Film Di Balik Asap Perang Dunia (50 menit)
10. Film Sejarah Adanya Ideologi Liberal (62 menit)
11. Film Sejarah Islam Di Nusantara 1 644-1652M (57 menit)
12. Film Sejarah Islam Di Nusantara 2 1652-2006M (58 menit)
13. Film The Message – Ar-Risalah – Subtitle / Teks bahasa indonesia (178 menit)
14. Video Indahnya Keluarga Bersyariah (50 menit)
15. Film Mencerdaskan Akal Sesuai al-Quran (52 menit)
16. SMPlayer Portable – Video Files Player (15MB)
17. BONUS : Film Seri UMAR bin Khattab (Omar Ibn Khattab) lengkap 30 episode – subtitle / teks bahasa indonesia – keping DVD file format MP4 (22 jam 43 menit)
18. BONUS : Video Penaklukan Konstantinopel (17 menit)
19. BONUS : Film Dokumenter Suriah (43 menit)
20. BONUS : Film Mengenal Allah Melalui Ciptaan-Nya (36 menit)
Total 19 film / video Files 10.1GB (untuk ditonton memakai komputer)
Tak perlu repot download
Harga : Rp75.000 (bebas ongkos kirim)
Pengiriman ke seluruh Indonesia (melalui Pos indonesia)
Kirim SMS ke: 0852.1451.0995

Rabu, 08 Januari 2014

Kita Hidup Untuk Apa?


Sebuah laporan terbaru oleh Prince Trust memperkirakan bahwa sebanyak ¾ dari satu juta anak muda di Inggris mungkin merasa bahwa mereka tidak tahu alasan untuk hidup. Hal ini juga mencatat bahwa hampir sepertiga dari mereka yang pengangguran jangka panjang telah mempertimbangkan bunuh diri.
Hal ini telah memicu perdebatan tentang pekerjaan, ketimpangan ekonomi dan kesempatan bagi kaum muda di inggris. Itu sepenuhnya melenceng. Memiliki pekerjaan dan kesempatan hidup menjawab pertanyaan ekonomi, tapi tidak "harga diri"
Kapitalisme sekuler telah membentuk beberapa tujuan umum dalam hidup, untuk pandangan yang dangkal dan pragmatis eksistensi manusia . Kebanyakan orang berharap untuk mendapatkan pendidikan , mendapatkan pekerjaan , menemukan pasangan , mungkin memiliki anak dan umumnya mencoba untuk menikmati sebanyak mungkin dunia dalam batas-batas hukum kufur. Memiliki pekerjaan "aman" memungkinkan untuk merencanakan masa depan , membeli rumah , wisata dan menopang kehidupan keluarga . Memiliki pekerjaan juga dapat membantu seseorang untuk percaya bahwa mereka memberikan kontribusi dalam beberapa cara untuk masyarakat . Semua hal ini adalah kegiatan yang mungkin terjadi selama seumur hidup, tetapi mana yang benar-benar tujuan hidup ? Jika Anda tidak dapat memiliki barang-barang , apakah itu membuat hidup Anda berharga kurang ? Masyarakat sekuler telah gagal sepenuhnya untuk menjelaskan kepada massa apa yang memberi nilai pada hidup karena sebenarnya mereka tidak memiliki jawaban yang benar. Tak satu pun dari tujuan praktis ini membuat hidup orang lebih berharga daripada yang lain .
Ada beberapa orang yang ingin mencapai kekayaan besar tetapi itu tidak akan berlanjut dengan mereka setelah di akhirat . Ada beberapa yang ingin mencapai status yang besar , apakah itu menjadi pemenang dari hadiah nobel atau beberapa pengakuan lain sebelum atau setelah kematian mereka sehingga nama mereka tetap dalam buku teks selama berabad-abad yang akan datang. Newton, Mozart , Columbus dan Napoleon semua akan terus diingat tetapi , kini terbaring di kuburan mereka , apakah ingatan kita dari mereka membuat perbedaan apapun untuk nasib mereka setelah mati? Sebagian besar orang tidak akan pernah mencapai dekat dengan kekayaan dan kesuksesan duniawi semacam itu, yang hanya menawarkan kemewahan kecil dan sesekali kesenangan , dan mereka akan mencapai makam diingat oleh sedikit dan hampir seluruhnya dilupakan dalam waktu 2 dekade . Apakah itu arti kehidupan bagi para pemuda Inggris yang menganggur ini impikan ?
Dari semua orang dalam sejarah , beberapa nabi memiliki sangat sedikit kekayaan temporal. Nabi Muhammad Saw. mencapai lebih dari orang lain dalam sejarah , namun tidak ada prestasi materi yang pernah dianggap sebagai sesuatu untuk kebanggaan atau contoh kesuksesan . Sebaliknya apa yang kita capai dalam hidup ini apakah itu anak-anak , kekayaan, kekuasaan atau warisan akan berada di sana sampai kita mati dan kemudian tidak akan berarti apa-apa . Pada hari penghakiman hal ini tidak akan menjadi perhatian.
Itulah sebabnya kita harus membiasakan diri dengan hakikat sebenarnya dari kehidupan ini , yang merupakan perjalanan sementara yang lewat sangat cepat . Apapun rencana atau impian yang Anda miliki dalam hidup akan hilang seketika jika kematian tiba dan pada saat itu akan tampak bahwa rencana duniawi semata tersebut tidak begitu penting setelah mati. Kita menjalani hidup ini karena Allah Swt. telah membuat alam semesta ini dan kita dan bahwa kita harus tinggal di sini untuk jangka waktu tertentu. Dia mengirim utusan dengan bimbingan dan meninggalkan itu terserah kepada kita apakah akan mengikuti bimbingan atau tidak . Menurut tuntunan Islam yang bisa dibuktikan kebenarannya dengan akal sehat, bahwa Allah akan menginformasikan kepada kita setelah kita dibangkitkan dari kematian apa yang telah kita lakukan , baik atau buruk .

Nay, – whoever submits his whole self to Allah and is a doer of good, – He will get his reward with his Lord; on such shall be no fear, nor shall they grieve. (Terjemah Makna Qur'an [2]:112)

“Each of your breaths is a priceless jewel, since each of them is irreplaceable and, once gone, can never be retrieved. Do not be like the deceived fools who are joyous because each day their wealth increases while their life shortens. What good is an increase in wealth when life grows ever shorter? Therefore be joyous only for an increase in knowledge or in good works, for they are your two companions who will accompany you in your grave when your family, wealth, children and friends stay behind.” (Imam Al-Ghazali). 

Senin, 23 Desember 2013

Tertipu Oleh Syaitan

Tertipu Oleh Syaitan




Tertipu Untuk Kedua Kalinya Oleh Iblis

Para pembaca, syaitan yang telah mendapatkan kutukan dari Allah adalah musuh abadi bagi setiap anak cucu Adam. Dan sampai hari kiamat datang tidak ada satu kelompokpun yang dapat mendamaikan kedua kubu tersebut. Syaitan tetap akan menjadi musuh manusia, kecuali bagi sebagian orang-orang yang sangat buruk pemahamannya terhadap Islam.

Oleh karena itu, tidak heran jika kita akan mendapati sebagian perilaku mereka yang selalu condong ke dalam ajaran syaitan. Padahal, mereka mengetahui bahwa orang-orang yang taat kepada syaitan akan masuk ke dalam neraka. Sebaliknya, barangsiapa yang menolak godaannya dan taat kepada Allah akan mendapatkan Surga-Nya. Kita hanya memohon petunjuk dan berdoa kepada Allah semoga orang-orang yang khilaf tersebut dapat kembali ke jalan yang benar. Berjalan bersama dengan orang-orang yang senantiasa berbuat ihlas.

Para syaitan jin dan syaitan manusia sampai sekarang masih tetap menipu anak cucu Adam yang berada di bumi.

Kita memohon kepada Allah agar Ia memberikan taubat kepada kita.
http://www.mediafire.com/download/kqgrm3tb6q5lkej/Buku+Uang-Uang+Haram+Dalam+Demokrasi+%5BDOC%5D.doc

Gunakanlah Kaki Anda Berjalan Di Jalan Allah Dan Bukan Di Jalan Syaitan

Saudaraku seIslam! Ambillah tongkat anda, gunakan dan berjalanlah di jalur yang lurus, yaitu jalan Allah. Patuhilah segala perintah Allah dan jauhilah segala larangan-Nya! Katakanlah, ya Allah tuhanku, Islam adalah agama dan jalan hidup saya, dan Muhammad Saw. adalah Nabi saya. Maka, semoga anda akan menjadi orang yang beruntung dengan mendapatkan Surga, insya Allah.

Waspadalah saudaraku, jangan sampai kaki anda atau tongkat anda tergelincir dan salah jalan. Janganlah menoleh ke kanan dan ke kiri, karena bisa jadi anda akan mendapat celaka. Di hadapan anda banyak sekali jalan yang dipenuhi oleh syaitan yang selalu siap menggoda anda. Maka, jika anda tidak segera bertaubat kepada Allah atas kesalahan dan segera kembali ke jalan anda yang semula yaitu jalan kebenaran —yang sering kita minta dalam kalimat doa: “Berikanlah petunjuk kepada kami untuk menuju jalan yang lurus”— pastilah anda akan celaka dan mendapatkan adzab yang kekal dalam neraka.

Dalam sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud ra., ia berkata: “Rasulullah pernah menulis sebuah garis dengan tangannya, kemudian beliau berkata: “Ini adalah jalan Allah”. Kemudian beliau menulis beberapa garis di kanan dan kirinya, lantas beliau bersabda: “Ini beberapa jalan yang pada setiap jalan itu ada satu syaitan yang selalu menggoda dan mengajak ke jalan tersebut”. Dan beliau membaca: “Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa

Manusia itu sebenarnya tertidur, apabila mereka mati maka mereka telah terjaga. Namun, terjaga ketika bangkit dari kubur atau minta maaf di hari perhitungan tidak ada gunanya lagi!
Wahai saudaraku, cobalah anda fahami kalimat ini “Maka Allah akan menetapkan (hati) orang-orang yang beriman karena mereka telah mengucapkan kalimat tauhid. Orang yang seperti ini akan selamat baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat kelak” Ya Allah, tetapkanlah kami dalam agama-Mu yang lurus, tolonglah kami melawan musuh kami yang ingin menyesatkan kami dari jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Melihatnya.

Para pembaca budiman, garis di kanan dan di kiri yang diibaratkan jalan yang digambarkan oleh Rasulullah Saw. dan di setiap jalan itu ada syaitan yang selalu menggoda adalah semua amal yang keluar dan melenceng dari koridor taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Semua amal yang melenceng dan keluar itu termasuk jalan syaitan dan yang paling besar adalah syirik kepada Allah.

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim dari Jabir ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa yang bertemu dengan Allah dan ia tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, niscaya ia akan masuk Surga. Dan barangsiapa yang bertemu dengan-Nya sedangkan ia menyekutukan-Nya niscaya ia akan masuk neraka”.

Jalan-jalan syaitan dapat berbentuk segala perbuatan maksiat, seperti: menyekutukan Allah, zina, membunuh orang lain tanpa sebab, meminum minuman yang memabukkan, menuduh wanita-wanita suci dan mu’minah, mendustakan hari kebangkitan dan perhitungan, memberikan kesaksian palsu, berdusta, durhaka terhadap orang tua yang muslim, mengadu domba antara manusia dengan cerita dan isu bohong, iri dengki, sombong, riya’, marah dan lain sebagainya.

Adapun jalan Allah adalah jalan yang lurus. Sebuah jalan yang hanya dapat dilalui dengan taat kepada Allah dan semua Rasul-Nya. Mereka adalah utusan-utusan Allah yang akan memberikan kabar gembira dan peringatan. Jalan ini hanya dapat ditempuh melalui: memberikan kesaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, mendirikan sholat berjama’ah di masjid, membayar zakat, puasa di bulan Ramadhan, berhaji ke Baitullah al-Haram, melakukan umrah sampai umrah berikutnya, bersedekah kepada orang-orang yang memerlukan dan orang-orang musafir, amar ma’ruf nahi munkar sesuai syariah, patuh kepada orangtua yang muslim, mengesakan Allah, ikhlas serta tunduk dan patuh kepada-Nya dengan melakukan ketaatan dan jihad di jalan Allah, sabar menghadapi cobaan, percaya dengan Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir dan juga takdir; baik dan buruknya. Meyakini bahwa Surga itu benar, neraka itu benar dan lain-lain dari segala kebaikan yang termasuk di jalan Allah.

Ya Allah, tetapkanlah kami di jalan agama-Mu yang lurus dan penuh dengan petunjuk, berikan kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta jauhkan kami dari api neraka, wahai Tuhan seluruh alam.

Tertipu Oleh Syaitan

Hadits Tentang Syaitan

Hadits Tentang Syaitan




> Diambil dari kitab “Nuzhah al Majâlis Wa Muntakhab an Nafâis” cetakan ke-delapan Mesir, tahun 1358 H:

·         Dari Ibnu Abbas ra.: Dari Nabi Muhammad Saw., ia berkata: “Makkah merupakan tanda-tanda kemuliaan dan Madinah adalah harta terpendam agama, Kufah adalah serambi Islam, Bashrah adalah kebanggaan para hamba Allah, Syam adalah harta yang memendam berbagai kebaikan dan Mesir merupakan kota yang dihuni Iblis dan dijadikan tempat tinggal oleh mereka.

·         Dari Ibnu Umar ra., dari Nabi Muhammad Saw., ia berkata: “Iblis telah memasuki kota Irak, kemudian iapun memenuhi semua hajat hidupnya. Setelah itu, ia memasuki kota Syam dan iapun segera mencari apa yang diinginkannya. Setelah melewati Syam, iapun memasuki kota Mesir merekapun tinggal dan merasa bahagia di sana.” [HR. Thabrani]

> Diambil dari kitab “Majmû’at al Hadîts an Najdiyyah” dicetak disebuah percetakan bernama as Salafiyah yang bertempat di Kairo. Cetakan pertama keluar pada tahun 1357 H:

·         Dari Shafiyah binti Huyay ra. ia berkata: “Sesungguhnya Syaitan memasuki tubuh Ibnu Adam melalui aliran darah. Dan saya benar-benar takut akan timbul dalam hati kalian keburukan dan suatu perkataan yang tidak pantas untuk diungkapkan.”

·         Dari Ibnu Abbas ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: ‘Apabila salah seorang di antara kalian akan menggauli istrinya maka hendaklah ia berdoa: Ya Allah jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkanlah makhluk tersebut dari Rizki yang telah engkau berikan kepada kami. Maka, seandainya setelah itu mereka memiliki anak, maka syaitan tidak dapat membahayakannya sampai kapanpun.”

·         Dari Ibnu Mas’ud ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. telah membuat sebuah garis dengan tangannya untuk kita. Kemudian ia berkata: ini adalah jalan Allah kemudian ia kembali menarik garis tersebut ke arah kanan dan kiri. Kemudian ia berkata ini adalah jalan yang biasa dilalui oleh syaitan untuk menggoda manusia. Setelah itu, Rasulullah Saw. membacakan ayat berikut ini: “Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa.” [QS. Al An’am: 153]

·         Hadits ini terdapat dalam kitab Bukhari. Dari Abu Hurairah ra.: dikisahkan bahwa seorang laki-laki yang tengah mabuk telah dikeroyok secara sama-sama oleh masyarakat setempat. Ketika laki-laki itu lari menjauh, salah satu dari anggota kaum tersebut berkata: “Semoga Allah membuatmu celaka!” Kemudian Rasulullah berkata: janganlah kalian mengatakan seperti itu, jangan biarkan ia terkurung dalam kungkungan syaitan.”

·         Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi Muhammad Saw., bersabda: “Allah menyukai orang yang bersin dan Allah sangat membenci orang yang menguap. Apabila salah seorang di antara kalian bersin maka ucapkanlah: Semoga Allah mengasihimu. Karena perbuatan menguap datang dari syaitan. Oleh karena itu, ketika salah seorang di antara kalian menguap, maka hendaknya ia menahannya sedapat mungkin. Karena, seandainya salah satu di antara kalian menguap maka syaitan akan tertawa.” [HR. Bukhari]
Dalam sebuah riwayat dikatakan apabila salah seorang di antara kalian sudah mengeluarkan kata kata (Haah) sebagai tanda menguap maka syaitan akan tertawa. [HR. Muslim]

·         Dari Abu Sa’id al Khudriyyi, ia berkata: “Ketika kami sedang berjalan bersama Rasulullah Saw. dengan terpincang-pincang, tiba-tiba terdapat seorang penyair yang mengejek kami melalui bait-bait syairnya. Maka, ketika itu Rasulullah Saw. bersabda: “Hati-hatilah kalian dari godaan syaitan, jangan sampai kalian terperangkap di dalamnya. Karena seseorang yang perutnya penuh dengan muntahan lebih baik dibanding dengan laki-laki yang perutnya dipenuhi oleh bait-bait syair semacam itu.” [HR. Muslim]

·         Dari Abu Sa’id al Khudriyyi ra., ia berkata bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian menguap, maka hendaknya menutupkan tangannya ke mulutnya. Karena bersamaan dengan menguap itu, syaitan akan masuk ke dalam tubuh manusia [HR. Muslim]

·         Dari ‘Athiyyah bin ‘Urwah as Sa’di, ia berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: “Kemarahan datangnya dari syaitan. Dan sesungguhnya syaitan tercipta dari api. Sedangkan api hanya akan mati dengan air. Oleh karena itu, apabila kalian sedang dibakar rasa marah, hendaknya kalian berwudhu.” [HR. Abu Dawud]

·         Rasulullah Saw. ditanya tentang hukum orang yang memalingkan pandangannya ketika berada dalam shalat, maka pada saat itu Rasulullah Saw. menjawab: “Itu merupakan sebuah tindakan pencurian yang dilakukan oleh syaitan ketika seorang hamba tengah melakukan ibadah shalat.”
Dan di dalam sebuah hadits yang lain dikatakan: “Seseorang tidak dapat dikatakan beriman seandainya mengangkat kepalanya sebelum imam. Dan Allah akan menggantikan kepalanya dengan kepala anjing.”
Dalam riwayat lain dikatakan: “Yang menundukkan kepalanya sebelum imam maka ia berada di bawah kendali syaitan.”

·         Dalam kitab Shahih Bukhari dari Aisyah ra., ia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang memalingkan pandangan ketika shalat. Maka ketika itu Rasulullah menjawab bahwa hal tersebut merupakan tindakan pencurian yang dilakukan oleh syaitan terhadap hamba Allah yang tengah melaksanakan ibadah shalat!”

·         Dalam sebuah hadits dikatakan bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: “Janganlah seorang laki-laki dan perempuan duduk berduaan di suatu tempat tanpa disertai oleh seorang mahram. Seandainya hal itu terjadi maka akan hadir orang ketiganya yaitu syaitan.”

·         Dalam Sunan Abu Dawud dari Abdullah bin Umar dari Nabi Muhammad Saw. dikatakan: “Apabila Rasulullah Saw. masuk ke dalam masjid, ia selalu mengucapkan: “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung. Dengan kekuasaannya yang teramat mulia dan telah ada semenjak dahulu kala. Aku berlindung dari syaitan yang terkutuk.” Setelah mengucapkan doa tersebut Rasulullah berkata: “Apabila aku mengucapkan doa tersebut, maka aku akan terbebas dari godaan syaitn sepanjang hari.”

·         Dalam kitab Shahihain, dari Abu Hurairah ra. dari Nabi Muhammad Saw., bersabda: “Apabila kalian mendengar ringkikan keledai, maka seharusnya kalian berdoa agar Allah menjauhkan kalian dari godaan syaitan. Karena ketika keledai itu meringkik ia melihat syaitan. Dan apabila kalian mendengar kokok ayam, maka mintalah keutamaan dari Allah. karena kokokan tersebut pertanda bahwa ayam tadi telah melihat malaikat.”

·         Dalam Sunan Abu Dawud, dari Jabir ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. bersabda: “Apabila kalian mendengar gonggongan anjing dan ringkikan keledai di waktu malam maka segeralah memohon kepada Allah agar dijauhkan dari godaan syaitan. Karena hewan-hewan tersebut telah melihat apa yang tidak dapat kalian lihat.” [HR. Abu Dawud]

·         Dalam Shahih Bukhari, dari Abdullah bin Abbas ra., ia berkata: “Rasulullah Saw. sering berdoa untuk Hasan dan Husain agar kedua cucunya tersebut dijauhkan dari godaan syaitan yang terkutuk. Karena dulu, Nabi Ibrahim juga melakukan hal yang sama untuk Ismail dan Ishaq. Memohon atas nama Allah untuk menjauhkan mereka dari godaan syaitan, tipu daya dan pandangannya.

Hadits Tentang Syaitan

Related Posts with Thumbnails